Sriwijaya FC Dianggap Gagal Antisipasi Umpan Silang Arema FC

Sriwijaya FC Dianggap Gagal Antisipasi Umpan Silang Arema FC

 

Colabola.com – Hartono Ruslan menyesalkan ketidakberhasilan mereka untuk mengantisipasi umpan silang, sehingga memaksa mereka untuk menerima kekalahan 3-2 dari Arema FC saat di Stadion Kanjuruhan.

Di awal babak kedua Sriwijaya FC sempat memimpin laga dengan skor 2-1. Tapi 2 gol dari Dendi Santoso yang menyambut umpan silang mampu membalikan keadaan. Bagi Hartono, jajaran pelatih sudah cukup untuk menyusun strategi permainan yang dipercayai mampu merepotkan Arema.

“Betul kami mampu menguasai dan menekan, sehingga mampu mencetak dua gol. Kami secara tim bermain bagus, tetapi kami kebobolan melalui bola silang, dan itu harus kami perbaiki, karena sepertinya pemain kami kurang konsentrasi saat menghadapi umpan seperti itu,” ungkap Hartono.

Di lain sisi, Hartono juga menyoroti keluarnya Yu Hyun Koo selepat memperoleh kartu kuning keduanya, dikarenakan menjegal Johat Ahmat Farizi. Hartono mengatakan, kapten Sriwijaya FC duel biasa, sehingga terlalu berat untuk kartu kuning kedua.

“Sebenarnya tidak terlalu telak, karena adu badan biasa. Yu merebut bola, sementara di atas ada adu badan bukan kasar, jadi saya pikir harusnya tidak kartu kuning. Namun, wasit sudah memutuskan, dan mungkin itu tepat menurut wasit dan saya bisa apa,” jelasnya.

Sementara itu, TA Mushafry mengatakan jika rekan-rekannya sudah berusaha dengan keras untuk mengikuti instruksi dari pelatih. Tapi, ia menganggap jika TA Mushafry masih kurang beruntung.

“Seluruh pemain sudah berusaha keras menunjukkan permainan terbaik. Apa yang diinstruksikan pelatih saat melawan Arema kami laksanakan, kami tidak merasa kecewa dengan permainan meskipun secara hasil belum memuaskan,” ucap Mushafry.

“Yang jelas secara tim kami sudah luar biasa, karena mampu unggul 2-1 sebelum akhirnya kalah. Saya pikir itu kurang konsentrasi, dan ini akan menjadi bahan evaluasi dari kami pemain.”

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *