Beginilah Kata-kata Sadis Mino Raiola Hina Josep Guardiola!

Beginilah Kata-kata Sadis Mino Raiola Hina Josep Guardiola!

Colabola.com – Agen sepakbola Belanda kelahiran Italia yang mewakili sejumlah pemain terkenal, Mino Raiola menghina Josep Guardiola sebagai sosok yang pengecut sebab dirinya tak suka dengan caranya memperlakukan beberapa kliennya seperti Zlatan Ibrahimovic.

Guardiola adalah salah satu pelatih terhebat di dunia persepakbolaan sekarang ini. Kejeniusannya sudah sukses menjadikannya meraih banyak trofi juara ketika bersama dengan Barcelona maupun Bayern Munchen.

Kehebatan pria asal Spanyol tersebut memang diakui oleh Raiola. Namun pria asal Italia tersebut mengaku tidak suka dengan sisi lain dari Guardiola.

Dirinya tak suka dengan cara Guardiola memperlakukan para pemainnya. Riola lalu mengungkit masa-masa sulit Ibrahimovic ketika masih berada di Barcelona.

Saat itu, Ibrahimovic dihadirkan pada bulan Juli 2009. Pada awalnya ia sempat sering jadi andalan Guardiola. Bahkan dirinya disana sempat membantu Blaugrana untuk memenangi trofi La Liga, Supercopa de Espana (2009 & 2010), UEFA Supercup dan Piala Dunia Antar Klub.

Namun, di musim selanjutnya hubungannya dengan Guardiola memburuk. Terlebih Ibrahimovic tak pernah disapa oleh pelatih plontos tersebut sejak bulan Februari 2010. Dan pada akhirnya pemain asal Swedia tersebut dilepas ke AC Milan pada Agustus 2010 dengan status pinjaman dan opsi pembelian permanen pada musim berikutnya.

“Pep Guardiola, sang pelatih, fantastis. Sebagai orang, ia benar-benar nol. Ia pengecut, anjing. Ia adalah pendeta klasik. ‘Lakukan apa yang saya katakan – jangan lakukan apa yang saya lakukan.’ Jika Manchester City memenangkan Liga Champions musim ini, itu akan menekankan betapa bagusnya dirinya – tapi saya akan membencinya,” ketusnya.

“Saya pergi menemuinya malam itu di koridor di Wembley (pada tahun 2011) – hanya Adriano Galliani, bos AC Milan, yang menghentikan saya. Beruntung bagi Guardiola,” beber Raiola.

“Guardiola menyuruh Zlatan untuk menemuinya jika ia pernah punya masalah atau keluhan. Tapi kemudian ia mengabaikannya dan tidak memainkannya. Ia bahkan tidak mengatakan: ‘Halo’ kepada Zlatan. Guardiola melakukan hal yang sama kepada Maxwell yang adalah anak yang baik. Jadi saya menyuruh Zlatan pergi dan memarkir Ferrari-nya di tempat si manajer,” ungkapnya.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *